Ini ditambah lagi dengan banyaknya judul film yang mengangkat tokoh badut sebagai penjahat. Seperti Batman dengan Joker yang memiliki sifat “gila” meski wajahnya menggunakan makeup badut.
Alasan terakhir seseorang mengalami ketakutan pada badut adalah karena mengidap fobia yang disebut coulrophobia. Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, asosiasi psikiatri Amerika, mengatakan bahwa fobia ini sangat umum.
“Orang dengan fobia ini akan sangat terganggu hanya dengan melihat gambar badut,” ujar Kristin Kunkle, seorang psikolog di Columbia University Clinic for Anxiety and Related Disorders.
Fobia ini bisa disembuhkan dengan terapi exposure. Pasien akan secara bertahap diekspos pada sesuatu yang ditakutinya hingga lama kelamaan bisa menatap badut meski masih sedikit merasakan takut.
(Kemas Irawan Nurrachman)