Sementara versi Samsung bekerja dengan cara yang sama dengan Lumia. Pada panel depan ponsel, terdapat IR (infrared) LED dan kamera khusus iris. Kamera ini dirancang dengan filter image khusus yang meneruma dan mengenali gambar terpantul dari iris dengan cahaya IR LED.
Lampu merah dipilih karena menurut Samsung, memungkinkan untukn rentang terbaik. Tidak seperti gambar berwarna tradisional, yang dipengaruhi oleh warna iris dan suasana lampu, gambar infrared menunjukkan pola yang jelas dan tidak memiliki banyak pantulan cahaya.
Proses setup pada dasarnya melibatkan mengangkat telefon untuk tingkatan mata agak jauh dan menunggu telefon untuk menangkap data iris Anda. Ini dapat mendeteksi bagian mana gambar merupakan iris Anda, kemudian menghapus sisa informasi, seperti kelopak mata, pupil, dan sclera.
Proses ini hanya memakan waktu beberapa detik, tidak seperti sensor sidik jari, yang mengharuskan Anda mengankat jari/ ibu jari dan meletakkan di sensor beberapa kali. Setelah terdaftar, ponsel menyimpan data iris sebagai bagian kode terenkripsi.
Kemudian, ketika pengguna mencoba untuk mengakses telefon atau konten yang dilindungi atau aplikasi, LED dan kamera bekerja sama untuk menangkap iris, kemudian mengekstrak file dan membandingkan pola dengan kode untuk memungkinkan akses. Semua ini dilakukan dalam sepersekian detik. Demikian seperti dilansir Pocket-lint, Selasa (9/8/2016).
(Dini Listiyani)