Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Negara-Negara yang Paling Terancam Serbuan Spesies Asing

Kustin Ayuwuragil Desmuflihah , Jurnalis-Sabtu, 09 Juli 2016 |17:18 WIB
Negara-Negara yang Paling Terancam Serbuan Spesies Asing
Negara-Negara yang Paling Terancam Serbuan Spesies Asing (Foto: TIME)
A
A
A

CALIFORNIA – Ilmuwan telah menemukan ancaman global di sektor pertanian karena spesies invasif. Apakah spesies invasif dan mana saja negara yang terancam?

Spesies invasif definisikan sebagai serbuan spesies yang bukan spesies asli tempat tersebut yang bisa berupa hewan atau pun tumbuh secara luas dan memengaruhi habitat yang mereka invasi. Makna lain dari spesies invasif adalah spesies, baik spesies asli maupun bukan, yang mengkolonisasi suatu habitat secara masif.

Invasi tersebut mengakibatkan menurunnya keanekaragaman spesies asli dan pendapatan terutama di negara-negara berkembang. Penelitian yang dipublikasikan di PNAS menggunakan sistem ranking yang menghubungkan spesies invasi dan tipe hasil panen untuk menentukan negara mana saja yang berada dalam ancaman terbesar.

 

Negara-negara berkembang di sub-Sahara Afrika-bisa melihat sektor pertanian mereka yang paling terkena dampak secara proporsional dengan GDP mereka, menurut penelitian ini. Malawi, Burundi dan Guinea berada di daftar atas.

"Negara-negara ini umumnya tidak memiliki ekonomi yang beragam, membuat mereka tidak proporsional lebih tergantung pada pertanian," kata penulis studi Dean Paini yang juga seorang peneliti di Pusat Penelitian Kooperatif Tanaman Biosecurity, dalam siaran pers yang diterima TIME. "Setiap ancaman dari spesies invasif berpotensi memiliki dampak yang relatif lebih besar pada negara-negara ini."

Para peneliti juga menemukan bahwa Amerika Serikat dan China juga berada di dalam daftar negara dengan spesies invasif karena tingginya tingkat perdagangan terhubung ke kedua negara serta tingginya jumlah spesies invasif yang sudah ditemukan di sana.

Spesies invasif terjadi karena perubahan iklim, peningkatan perdagangan dan perubahan penggunaan lahan yang dapat menjadi malapetaka pada ekosistem di mana mereka menetap dengan membunuh spesies lokal dan bertindak sebagai hama.

(Kemas Irawan Nurrachman)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement