Kemudian, mesin konvensional pada motor tersebut bisa dilepas sehingga dapat melaju dengan sepenuhnya mengandalkan tenaga listrik. Dalam kondisi baterai terisi penuh, SilentHawk dapat menjelajah sejauh 80 kilometer.
Meski demikian, SilentHawk masih dibuat dalam bentuk prototipe yang berarti masih perlu dilakukan pengembangan hingga benar-benar memiliki nilai kegunaan yang tinggi.
DARPA memulai proyek pengembangan motor siluman sejak tahun lalu. Menggandeng Logos, DARPA menargetkan motor trail tersebut sudah bisa menjalani pengujian dalam 18 bulan mendatang. Kendaraan roda dua tempur ini bisa mendukung operasi senyap militer AS di wilayah seperti hutan dan lainnya.
SilentHawk sendiri dibangun dari basis sepeda motor listrik balap produksi Alta Motors yakni RedShift MX. Sasisnya menggunakan produk Alta, namun mesin hybrid-nya dikembangkan sendiri oleh Logos.
(Anton Suhartono)