Seperti yang diketahui, ular membutuhkan waktu yang sangat lama untuk menelan mangsa besarnya. Dia menghancurkan tulang mangsanya dengan melilit lalu perlahan maju dan memanfaatkan air liurnya sebagai "saus". Untuk membantu menarik mangsanya, raja ular mengompresi kolom vertebranya sendiri menjadi serangkaian gelombang berduri seperti memperpendek dan memperpanjang tubuhnya.
Raja ular memaksa tulang belakang mangsanya untuk menekuk ke dalam gelombang dan menekan seperti akordeon. Bahkan dengan mata yang lebih besar dari perutnya, raja ular bisa menalan makanan dan memastikan makanan itu cocok di dalam saluran pencernaannya yang bisa menghabiskan waktu hingga 15 hari untuk melumat habis mangsanya.
Kebiasaan waktu makan ular berbeda-beda. Ada yang satu atau dua minggu sekali tergantung usia dan ukuran serta kebiasaannya sendiri. Namun pada musim kawin, biasanya ular betina lebih sering makan.
(Ahmad Luthfi)