Jika mesin konvensional menghasilkan gas buang seperti CO2, maka kendaraan hidrogen hanya menghasilkan air. Karena itu penggunaannya sangat menguntungkan bagi lingkungan.
Namun kini mobil hidrogen belum banyak digunakan. Penyebabnya, fasilitas pengisian gas hidrogen masih minim. Para ahli masih mengembangkan teknologi ini untuk menambah daya jelajah kendaraan. Saat ini jangkauan mobil fuel cell listrik jika tabung hidrogen terisi penuh mencapai 500 kilometer.
Pemanfaatan hidrogen sebagai sumber listrik sebenarnya sudah lama dilakukan di Jepang. Hanya saja, proses untuk memproduksi listriknya dilakukan secara mandiri menggunakan alat khusus, tidak dari mobil. Produsen automotif Jepang seperti Toyota dan Honda juga memasarkan kendaraan fuel cell. Toyota Mirai dan Honda FCX sudah dipasarkan saat ini.
Pemerintah Jepang menargetkan pemasangan perangkat fuel cell pada 10 persen rumah di seluruh Jepang atau sebanyak 5 juta unit hingga 2030.
(Dian AF)