Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ketahui Kelebihan dan Kekurangan Motor 4-Tak

Santo Evren Sirait , Jurnalis-Selasa, 16 Februari 2016 |19:30 WIB
Ketahui Kelebihan dan Kekurangan Motor 4-Tak
Ilustrasi motor mesin 4-Tak (Foto: Urbanemissions)
A
A
A

JAKARTA – Pabrikan motor di Indonesia saat ini belomba-lomba meluncurkan motor dengan mesin empat langkah (4-tak). Hal itu juga dilatarbelakangi peraturan pemerintah tentang kendaraan bermotor yang boleh beredar di Indonesia.

Sebelumnya, beberapa pabrikan motor masih menjual motor mesin 2-tak. Karena dinilai menimbulkan polusi udara dan boros, maka penggunaannya dihentikan, kemudian digantikan dengan motor mesin 4-tak.

Meskipun penggunaan motor 4-tak lebih baik ketimbang 2-tak, bukan berarti 4-tak tidak memiliki kekurangan. Mengutip dari buku ‘Teknisi Otodidak Sepeda Motor’ karya Marsudi, M.T, berikut ini dijelaskan kelebihan dan kekurangan motor 4-tak yang harus diketahui pengendaranya:

Kelebihan Motor 4-Tak

1. Konsumsi bensin lebih irit dan kerugian dari gas-gas yang terbuang kecil sekali.

2. Pada putaran rendah, motor dapat bekerja dengan halus dan tidak ada kesalahan dalam proses pembakaran yang disebabkan langkah buang yang tidak sempurna.

3. Setiap proses kerja diselesaikan sepanjang satu langkah penuh sehingga dapat bekerja secara ideal yang menyababkan tenakan rata-rata yang dihasilkan menjadi lebih tinggi.

4. Cocok untuk putaran tinggi karena sistem pembilasannya lebih baik.

5. Pengaturan campuran udara dan bensin lebih mudah karena tidak dicampur dengan oli samping.

Kekurangan

1. Konstruksinya lebih rumit karena adanya sistem katup.

2. Bobot mesin untuk setiap satuan daya yang dihasilkan lebih besar.

3. Daya yang dihasilkan lebih kecil karena pada setiap langkah atau dua putaran poros engkol hanya terjadi satu kali usaha atau ekspansi.

4. Getaran yang terjadi lebih besar.

5. Sistem pelumasan harus sempurna agar mesin lebih awet.

(Anton Suhartono)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement