"Bekerja sama dengan CAR (Center of Automotive Research) Universitas Negeri Ohio, kami akan memperbaharui rekor kami sebelumnya yang dibuat pada 2010 dengan model Venturi Buckeye Bullet 2.5. Kami ingin untuk menunjukkan semua kemampuan dari prototipe yang unik ini," kata kepala proyek Venturi, Delphine Biscaye, kepada CNN.
Venturi merupakan nama yang tidak asing di dunia kendaraan listrik berkecepatan tinggi. Perusahaan itu juga ikut serta dalam ajang balapan Formula E serta memiliki tim sendiri.
"Pengetahuan yang kami dapat dari proyek ini kami aplikasikan juga pada mobil Formula E," pungkas Biscaye.
(Anton Suhartono)