Advertisement
Advertisement
Kaleidoskop 2015

Google Project Loon, Pemerataan Internet atau Mata-Mata

Ahmad Luthfi , Jurnalis-Selasa, 15 Desember 2015 |04:01 WIB
Google Project Loon, Pemerataan Internet atau Mata-Mata
(Foto: YouTube)
A
A
A

Pada 29 Oktober 2015, Google berpartner dengan operator Indonesia, XL Axiata, Indosat dan Telkomsel untuk uji coba balon internet Google. Rencananya, uji coba ini akan berlangsung selama satu tahun.

Menggunakan balon udara bertenaga matahari yang akan mengudara di ketinggian sekira 20 km di atas permukaan laut, Project Loon berfungsi layaknya menara pemancar. Ketiga operator itu, meminjamkan frekuensi 4G LTE mereka masing-masing pada frekuensi 900 MHz.

Nantinya balon yang dapat mengantarkan jaringan internet dari udara itu mulai diterbangkan dari lima titik di atas Pulau Sumatera, Kalimantan, dan Papua Timur.

Di tengah euforia uji coba Project Loon, pemerintah diminta untuk mempertimbangkan teknologi Open BTS dibandingkan Google Project Loon. Alasan keamanan terkait balon Google Project Loon, dinilai sebagai hal yang harus diperhatikan oleh pemerintah dan operator telekomunikasi.

Google Project dinilai berdampak positif dari sisi pemerataan coverage, serta pemenuhan target pemerintah untuk penetrasi internet hingga ke pelosok Tanah Air. Akan tetapi, keberadaan teknologi milik asing yang belum jelas akan sisi TKDN-nya, alih teknologi, serta unsur keamanan maupun pengembangan SDM lokal, harus dibahas lebih detail lagi sebelum tahapan implementasi komersial.

(Ahmad Luthfi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement