"Kami sudah ajak ojek-ojek pangkalan (opang) untuk bergabung. Sekarang sudah terdaftar 1.500, yah meskipun ada pengurangan. Itu dikarenakan sebagian dari mereka ada yang part time, enggak full seharian yang fokus beroperasi di daerah Kuningan dan Tebet,” imbuh Garett.
Untuk rider Blu-Jek, rata-rata banyak didominasi wanita yang berasal dari kalangan ibu-ibu rumah tangga.
Senada dikatakan Co Founder Blu-Jek, Michael Manuhutu. Dia menjelaskan, tim Blu-Jek awalnya mendapat penolakan saat mengajak opang bergabung. Setelah disosialisasi, akhirnya banyak opang yang bergabung ke Blu-Jek.
"Hal ini kami lakukan untuk menjaga gesekan dengan para tukang opang. Pasalnya, Blu-Jek sudah melakukan Blusukan terlebih dulu. Persyaratan menjadi Blu-Rider harus datang langsung ke Kantor Blu-Rider di Fatmawati Raya Jalan Cendrawasi 1 No 18," imbuhnya.
"Kita lihat lebih ke integrasitas, sebab itu salah kunci driver kita. Pertama, pemahaman untuk penggunaan Android itu sendiri. Kedua, interpersonal skil cara rider melayani consumer seperti apa, tingkah laku mereka itu memang diajarkan tim. Ketiga, pelatihan safety rider penting banget itu," tuturnya.
(Kemas Irawan Nurrachman)