JAKARTA - Rider Blu-Jek sebagian besar berasal dari ojek pangkalan. Hal tersebut dikatakan oleh Founder Blu-Jek, Garett Kartono.
"Justru kami menggandeng ojek pangkalan. 90 persen rider kami berasal dari ojek pangkalan, memang target awal kami memang mereka. Di luar itu, diharapkan mereka dapat mengajak temannya," jelasnya.
Dia mengatakan, Blu-Jek hadir karena melihat pasar masih membutuhkan, apalagi teknologi zaman sekarang di era digital, banyak startup-startup merambah bisnis teknologi online saat ini.
"Kita ingin menyediakan lapangan pekerjaan bagi orang lain, peluang dan pasar sangat terbuka. Kesempatan itu masih terbuka dan masih banyak yang belum menikmatinya," terangnya.
Michael Manuhutu, Co-Founder Blu-Jek mengatakan, pembagian keuntungannya menerapkan sistem bagi hasil 80:20, yakni 80 persen untuk pengemudi dan 20 persen untuk perusahaan.