Advertisement
Advertisement

Pengguna Mengeluh Kesulitan Gunakan Aplikasi Blu-Jek

Advent Jose , Jurnalis-Rabu, 23 September 2015 |14:04 WIB
Pengguna Mengeluh Kesulitan Gunakan Aplikasi Blu-Jek
ilustrasi (foto : Advent Jose/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Hiruk pikuk jalanan Ibu kota Jakarta yang semakin padat, membuat warganya lebih memilih mode transportasi yang cepat dan bisa segera sampai ke lokasi tujuan. Disanalah para tukang ojek berbasis aplikasi, memainkan perannya.

Setelah Go-Jek, GrabBike, kini ada satu lagi yakni Blu-Jek yang mencoba peruntungan dengan mengambil bisnis model yang sama. Namun armada Blu-Jek yang mulai resmi beroperasi pada Jumat (18/9/2015) lalu, hingga hari ini tampaknya belum terlalu banyak mewarnai jalanan Jakarta yang macet dibandingkan dua layanan aplikasi lainnya.

Pantauan Okezone, di sekitaran Rawamangun hingga Kebon Sirih, Jakarta Pusat, rider berjaket biru tersebut belum banyak mengaspal jalan Ibu kota.

Hal ini bisa dikarenakan aplikasi Blu-Jek yang cukup sulit digunakan. Bahkan pada saat pertama kali beroperasi, aplikasi Blu-Jek sempat dikeluhkan oleh penggunanya melalui Twitter.

Kebanyakan pengguna mengeluhkan sulitnya memesan ojek melalui aplikasi. Saat hendak memesan, justru tertera keterangan server tidak tersedia.

Saat ini, pun sepengalaman Okezone mencobanya, aplikasinya masih sulit dipakai. Ketika ingin memesan ojek Blu Rider, saat menyetel tujuan atau destinasi akhir perjalanan pada kolom search location, aplikasinya tidak bisa men-tracking menampilkan lokasi tujuan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement