Dilansir Theguardian, Minggu (5/4/2015), astronom Brenan Dew dari Sydney Observatory mengungkapkan, para penduduk yang tidak bisa menyaksikan gerhana bulan total bisa melihatnya melalui video streaming internet. Dew mengatakan, gerhana bulan ini terjadi selama tiga setengah jam, di mana bulan secara bertahap melewati bayangan Bumi.
"Namun, bagian dengan warna merah darah, sebagaimana mereka menyebutnya, hanya terjadi selama sekira lima menit," ujarnya. Gerhana bulan total (blood moon) lainnya pernah terjadi selama 90 menit.
Fenomena gerhana bulan berikutnya akan terjadi pada 31 Januari 2018.
(Ahmad Luthfi)