Teori lainnya yang menjelaskan kehancuran alam semesta ialah 'big crunch'. Ini bisa terjadi apabila, ketimbang memperluas, materi di alam semesta menurun dari waktu ke waktu. Hal ini menyebabkan gravitasi menjadi kekuatan yang dominan.
Gravitasi akan menyebabkan alam semesta menyusut. Dengan demikian, akan terjadi tabrakan antar bintang, galaksi dan planet karena alam semesta mengalami keruntuhan.
Menurut fisikawan teoritis, proses ini sudah mulai berjalan di suatu tempat di kosmos (jagat raya) dan menggerogoti sisa alam semesta. Konsep hancurnya alam semesta ini sudah ada dan peneliti di 2014 mengklaim telah membuktikan kemungkinan ini dengan persamaan matematika (mathematical equations).
Skenario berikutnya ialah 'big freeze' atau 'heat death'. Dalam skenario ini, materi perlahan akan membusuk menjadi radiasi karena perluasan alam semesta.
Setelah triliunan tahun, atom membentuk materi yang tersisa dan mulai menurun serta hancur. Dalam skenario tersebut, bintang akan 'larut' atau hilang, lubang hitam akan menguap serta partikel cahaya akan lenyap.
(Ahmad Luthfi)