F: Honda Tiger Darizt Design (autoevolution)
SLEMAN – Bagi sebagian modifikator spesial sepeda motor, Honda Tiger adalah ‘bahan’ untuk diubah. Tiger dianggap mudah diubah ke genre apapun, termasuk menjadi sebuah motor retro klasik.
Kali ini rumah modifikasi asal Sleman, Darizt Design, mengubah sebuah Honda Tiger menjadi varian yang klasik, tapi tetap nyaman dilihat.
Rumah modifikasi milik Agus Sudariswanto ini memberikan beberapa ubahan pada motor dengan kapasitas mesin 200cc ini. Suspensi depan dipertahankan, dengan lampu depan yang diganti lebih kecil, tapi dengan desain tetap bundar. Uniknya lampu sein ngumpet di sela blok mesin.
Spatbor depan juga dilepas, untuk menambah kesan retro. Velg menggunakan model jari-jari, dibungkus dengan ban besar kembang kotak. Speedometer dan kaca spion terlihat tidak terpasang. Hmm, sedikit menghilangan fungsionalitas dari motor. Hati-hati kena tilang kalau bertemu Polantas.
Tangki bahan bakar yang benar-benar diubah 100 persen. Tiger atau yang memiliki nama kode produksi GL200 ini menggunakan desain tangki yang berbeda dan lebih minimalis, dengan beberapa coakan. Di sektor inilah kesan retro makin kencang.
Jok juga dipapras lebih tipis dan diperpendek. Kesannya seperti single seater, tapi rasanya masih muat untuk menampung boncengers. Ada sedikit logo Darizt di ujung jok kulit yang masih mempertahankan kesan nunggingnya.
Karburator dibiarkan terbuka, blok mesin disiram warna hitam, dan knalpot racing yang diperpendek. Terlihat tidak ada yang berbeda dengan sasis belakang dan juga sistem lengan ayun. Suspensi juga masih menganut model lama, dengan dua suspensi. Rem belakang juga masih menggunakan teromol. Lampu rem disisakan sedikit diujung jok, lumayan sebagai syarat.
Motor yang sudah diproduksi Honda sejak 1993 ini berkapasitas 200cc, dengan kompresi 9,0:1, memiliki daya 17,4 PS pada putaran mesin 8.500 RPM dan torsi puncak mencapai 1,62 kgf.m pada 6.500 RPM.
(Azwar Ferdian)