Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Suzuki nex Datang, Spin Pergi

Septian Pamungkas , Jurnalis-Kamis, 15 Desember 2011 |17:52 WIB
Suzuki nex Datang, Spin Pergi
F: Suzuki nex 110 (Septian P / Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Ada yang datang dan ada yang pergi. Kalimat kiasan tersebut nampaknya tepat jika ditujukan bagi PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) selaku agen tunggal pemegang merek (ATPM) sepeda motor merek Suzuki di Tanah Air. Pasalnya seiring dengan diluncurkannya Suzuki nex hari ini (15/12/2011) maka pendahulunya yakni Suzuki Spin tidak lagi diproduksi.
 
Secara tegas Paulus S. Firmanto selaku Department Head Sales & Marketing SIS menyatakan dengan hadirnya nex maka produksi Suzuki Spin 125 tidak akan dilanjutkan. Dengan begitu maka line up skutik Suzuki kini tinggal menyisakan nex, SkyDrive dan Hayate, dimana dua nama terakhir mengusung mesin berkapasitas 125cc.
 
Secara visual, postur yang dimiliki nex tidak terpaut jauh dengan Spin. Spin memiliki dimensi panjang 1.859 mm, lebar 654 mm dan tinggi 1.046 mm. Sementara nex memiliki panjang 1.850 mm, lebar 665 mm dan tinggi 1.035 mm. Meski demikian keduanya sangat lincah saat bermanuver.
 
Bagian kaki-kaki, Spin dan nex sama-sama menggunakan suspensi teleskopik, per ulir dan peredam oli di bagian depan dan tipe lengan ayun, per ulir serta peredam oli di belakang. Ukuran roda pun sama-sama menggunakan ukuran 70/90-14M/C 34P di depan dan belakang 80/90-14M/C 46P. Meski memiliki diameter yang sama yakni 14 inci, model velg keduanya tampak berbeda. Spin menggunakan velg palang lima sementara nex palang tiga.
 
Suzuki Nex 110 kini dibanderol Rp12.350.000 on the road dengan enam pilihan warna diantaranya hijau, putih, pink, merah, hitam dan biru dengan dua pilihan striping. Nex hadir dengan tampilan stylish dan modern. Target konsumen yang disasar adalah kaum muda yang ingin tampil gaya dan membutuhkan kendaraan lincah dan irit bahan bakar.

(Septian Pamungkas)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement