HELSINKI - Symbian ternyata tidak terlalu senang bersaing dengan sesama sistem operasi mobile. Secara tidak langsung pamor Symbian mulai menurun dan pangsa pasarnya digerogoti oleh Android dan iOS.
Dilansir melalui Ubergizmo, Selasa (30/11/2010), situs resmi Symbian mulai menampakkan tanda-tanda akan menutup diri. Rupanya Symbian Foundation, yang menyediakan informasi kode open source, perbaikan bug dan dokumentasi untuk sistem operasi tersebut, harus menutup situsnya pada 17 Desember nanti.
Dalam keterangan pihak Symbian Foundation, penutupan situs ini harus dilakukan seiring dengan rencana Symbian untuk melisensikan source code-nya. Dengan pengumuman ini maka operasional yayasan tersebut akan dikurangi secara bertahap.
"Kami akan berupaya untuk memastikan bahwa sebagian besar konten yang bisa diakses melalui layanan web, seperti source code, kit, wiki, bug database, referensi dokumentasi dan ide Symbian, akan disediakan dalam beberapa bentuk, seperti DVD atau USB hadr drive. Untuk memilikinya anda bisa melakukan permohonan pengiriman kepada Symbian Foundation," ujar pihak Symbian Foundation.
Lebih lanjut mereka mengatakan jika persiapan konten tersebut akan membutuhkan waktu cukup lama. Oleh karena itu mereka baru akan mendistribusikan konten tersebut setelah 31 Januari 2011. Ditambahkan mereka, Symbian akan mengenakan biaya untuk setiap pengiriman yang dilakukan.
Pangsa pasar Symbian memang mulai terkikis. Menurut riset GfK, sistem operasi Android telah menguasai separuh smartphone di Asia. Bahkan pamornya telah mengalahkan nama besar Symbian.
Meski Symbian masih menduduki posisi pertama di pasar sistem operasi ponsel, penjualan Apple iPhone ternyata juga mengalami peningkatan. Dipaparkan Gartner, Symbian telah berhasil menjual sekira 29,5 juta unit smartphone pada kuartal ketiga ini, naik ketimbang setahun lalu yang hanya 18,3 juta unit. Sedangkan Android berada di posisi kedua dengan jumlah sekira 20,5 juta unit, atau naik dari sekira 1,4 juta unit setahun lalu.
Dengan jumlah ini, gap antara pasar Symbian dan Android semakin tipis. Pasar smartphone Android naik 25,5 persen kuartal ini dibanding 3,5 persen pada tahun lalu, sedangkan pasar Symbian harus rela turun dari 44,6 persen menjadi 36,6 persen.
(Sarie )