JAKARTA - Studi mengungkap kondisi kesehatan baterai pada mobil listrik setelah menempuh jarak 62 ribu mil atau sekitar 100 ribu kilometer (km).
Diketahui, konsumen masih khawatir mengenai umur baterai saat akan memutuskan mobil listrik. Dari hasil studi tersebut, terungkap kondisi kesehatan baterai setelah menempuh jarak 100 ribu km.
Melansir Carscoops, Kamis (23/7/2026), studi ini dilakukan platform jual beli mobil online Carla. Platform itu meneliti 9.954 pengujian baterai EV yang dijual di Swedia antara tahun 2022 dan 2026.
Penelitian ini menggunakan alat diagnostik dari AVILOO yang mengukur kondisi kesehatan paket baterai yang sebenarnya, bukan mengandalkan perkiraan yang diberikan oleh mobil itu sendiri.
Dari penelitian itu, terungkap Kia e-Niro menjadi mobil listrik dengan kesehatan baterai terbaik. Setelah menempuh jarak 100 ribu km, baterai Kia e-Niro mempertahankan 97,25 persen dari kapasitas awalnya. Kia e-Niro dibekali baterai berkapasitas 64 kWh.
Sementara baterai mobil listrik Hyundai Kona Electric mempertahankan 97,18 persen dari kapasitas awal. Hyundai Kona menggunakan baterai yang serupa dengan Kia e-Niro.
Posisi ketiga ditempati Kia EV6 yang dibekali baterai berkapasitas 77,4 kWh. Setelah menempuh jarak 100 ribu km, Kia EV6 masih mempertahankan 95,95 persen dari kapasitas awal.