Apa Itu IGRS yang Kini Jadi Sorotan Gamers Buntut Rating Steam?

Rahman Asmardika, Jurnalis
Rabu 08 April 2026 18:00 WIB
Indonesia Game Rating System (IGRS).
Share :

Pengembang atau publisher mendaftar di portal igrs.id, mengisi kuesioner tentang konten (kekerasan, seksualitas, judi, narkoba/alkohol, dan lainnya), lalu menentukan klasifikasi usia yang disarankan. Komdigi kemudian melakukan verifikasi, baik acak maupun berdasarkan laporan publik, dan berhak meminta perubahan batas usia atau bahkan penarikan game jika konten tidak sesuai.

Kategori IGRS untuk Indonesia terdiri dari 3+, 7+, 13+, 15+, 18+, serta kelas RC (Refused Classification) untuk konten yang dilarang. Rentang ini sekaligus digunakan ketika IGRS diintegrasikan ke platform global seperti Steam.

Mengapa IGRS di Steam Memicu Kontroversi?

Pada Maret 2026, Steam mulai menampilkan rating IGRS untuk game yang ditayangkan di wilayah Indonesia, melalui kerja sama dengan IARC (International Age Rating Coalition). Namun, rating IGRS di Steam memicu kontroversi dan protes dari gamer Indonesia.

Sejumlah keluhan di media sosial memperlihatkan tangkapan layar yang menunjukkan rating IGRS tidak sesuai dengan konten game. Misalnya, sebuah game dengan adegan dewasa mendapat rating IGRS 3+, sebaliknya game yang seharusnya bisa dinikmati semua umur justru mendapat rating IGRS 18+.

Menyusul maraknya keluhan, sebagian label IGRS di Steam kemudian dihapus dan digantikan dengan sistem rating lain seperti PEGI.

Komdigi menjelaskan bahwa sebagian besar rating IGRS di Steam saat ini masih berbasis self-assessment Steam, bukan hasil verifikasi resmi pemerintah. Artinya, label tersebut belum sepenuhnya merepresentasikan rating resmi Komdigi. Pemerintah berencana memanggil pihak Steam untuk memastikan konsistensi dan kepatuhan terhadap ketentuan nasional.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya