Waspada Mobil Mogok saat Arus Balik, Pemudik Harus Cek Kendaraan Sebelum Perjalanan

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis
Kamis 26 Maret 2026 20:20 WIB
Waspada Mobil Mogok saat Arus Balik, Pemudik Harus Cek Kendaraan Sebelum Perjalanan (Ilustrasi/Dok Okezone)
Share :

JAKARTA – Musim arus balik Lebaran kembali menjadi tantangan tersendiri bagi para pengguna mobil, khususnya yang menempuh perjalanan jarak jauh melalui jalur tol utama seperti Cipali, Jagorawi, Cikampek, hingga ruas panjang Trans-Jawa. Setelah digunakan untuk perjalanan mudik, kendaraan harus kembali menempuh ratusan kilometer dalam kondisi yang tidak selalu prima. Ditambah volume kendaraan yang tetap tinggi dan lalu lintas padat, risiko gangguan teknis pun meningkat.

Masalah seperti mesin overheat saat terjebak macet panjang, transmisi mulai terasa tidak normal, aki melemah, hingga mobil mati total di tengah jalan menjadi situasi yang kerap terjadi saat arus balik. Risiko ini semakin besar bagi pemilik mobil bekas (mobkas), terutama yang baru pertama kali digunakan untuk perjalanan jauh saat mudik.

Secara tampilan, mobil mungkin masih terlihat baik setelah digunakan mudik. Namun perjalanan panjang sebelumnya sering kali meninggalkan beban kerja berlebih pada mesin, transmisi, hingga komponen kaki-kaki. Komponen yang sebelumnya tidak menunjukkan gejala dapat mulai bermasalah saat kendaraan kembali dipaksa menempuh perjalanan jauh di arus balik.

Tidak sedikit pengendara yang akhirnya harus berhenti di bahu jalan tol karena kendaraan tidak lagi dapat melanjutkan perjalanan. Situasi ini tidak hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga membahayakan keselamatan, terutama di jalur cepat atau saat kondisi malam hari.

Menurut Ardyanto Alam, CEO Garasi, banyak kasus mobil mogok saat arus balik terjadi karena kendaraan sudah mengalami penurunan performa setelah digunakan saat mudik, namun tetap dipaksakan untuk perjalanan kembali tanpa pemeriksaan ulang.

“Banyak kendaraan sudah bekerja ekstra saat mudik, tetapi langsung digunakan lagi untuk arus balik tanpa dicek kondisinya. Jika mobil mulai menunjukkan tanda-tanda gangguan di tengah tol, sebaiknya tidak dipaksakan dan segera dilakukan evakuasi,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).

Dalam kondisi darurat seperti mobil mogok di Tol Cipali, Jagorawi, Cikampek, atau Trans-Jawa, penggunaan layanan towing menjadi solusi paling aman. Terutama towing gendong yang mengangkat seluruh badan mobil, sehingga menghindari risiko kerusakan tambahan pada sistem transmisi, roda, maupun komponen kaki-kaki.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya