Menjelang waktu berbuka, tubuh biasanya lemas dan konsentrasi menurun. Kondisi ini bisa mempengaruhi respons ketika mengemudi. Oleh karena itu, penting untuk tidak terburu-buru.
Hindari kebiasaan seperti mengemudi terlalu cepat agar sampai tujuan, mengambil jalur berisiko, dan mendahului kendaraan secara agresif.
Keselamatan jauh lebih penting daripada tiba beberapa menit lebih cepat. Jika merasa terlalu lelah atau mengantuk, sebaiknya beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.
Untuk memudahkan berbuka puasa di mobil, dianjurkan membawa bekal atau camilan dari rumah. Hal ini untuk menghindari jika berada di jalur yang minim penjual makanan.
Pengemudi bisa membawa camilan ringan, air putih, atau kurma sebelum akhirnya melanjutkan makan berat di rumah.
(Erha Aprili Ramadhoni)