JAKARTA - Para ilmuwan telah mengidentifikasi spesies Spinosaurus baru di Gurun Sahara, Niger. Fosil-fosil tersebut menunjukkan predator pemakan ikan dengan jambul berbentuk pedang melengkung yang dramatis, yang hidup sekitar 95 juta tahun lalu.
Penemuan ini dirinci dalam jurnal Science pada Kamis (19/2/2026) dan disorot oleh University of Chicago News. Kelompok beranggotakan 20 orang yang melakukan penemuan ini dipimpin oleh Paul Sereno, profesor biologi organisme dan anatomi di universitas tersebut. Mereka menamai dinosaurus baru itu Spinosaurus mirabilis.
“Penemuan ini begitu tiba-tiba dan menakjubkan, sungguh emosional bagi tim kami,” kata Sereno, sebagaimana dilansir RT.
Profesor Sereno memimpin ekspedisi ke Niger pada 2019 dan 2022, ketika material untuk laporan tersebut dikumpulkan.
Studi tersebut menyatakan bahwa “spesies baru ini didasarkan pada perpanjangan dramatis dan bentuk pedang melengkung dari jambul tengkorak serta fitur-fitur halus lainnya yang membedakannya dari kerabat terdekatnya, Spinosaurus aegyptiacus.”
Sereno mengatakan hewan itu menyerupai bangau raksasa yang beradaptasi untuk berburu di sungai, yang menginspirasi julukan "bangau neraka". Para peneliti membandingkan jambul dinosaurus itu dengan fitur kepala serupa pada burung modern. Studi tersebut menyebut jambul itu ditutupi lapisan luar keras dari keratin, bahan yang sama yang ditemukan pada kuku manusia.
Pemindaian juga menunjukkan saluran kecil di dalam tulang yang dulunya mengalirkan darah. Untuk lebih memahami bentuk dan fungsi jambul tersebut, tim mempelajari burung seperti kasuari selatan (Casuarius casuarius), yang memiliki struktur tulang besar di kepalanya.
Salah satu peneliti juga menanggapi gambar yang beredar daring sebelum makalah diterbitkan. Ia mengatakan gambar itu menunjukkan model awal kasar yang dibuat selama kerja lapangan pada 2022 untuk membantu tim memvisualisasikan dinosaurus baru tersebut.
Afrika telah menghasilkan beberapa penemuan dinosaurus besar selama beberapa dekade terakhir. Pada 1999, tim lain yang dipimpin Paul Sereno mendeskripsikan Jobaria tiguidensis, dinosaurus herbivora berleher panjang berukuran besar yang ditemukan di Niger. Fosil-fosil tersebut berasal dari periode Jura Tengah.
Penemuan lain diumumkan pada 2018 di Mesir. Para ilmuwan mendeskripsikan spesies titanosaurus baru, Mansourasaurus shahinae, berdasarkan fosil yang ditemukan di Gurun Barat.
(Rahman Asmardika)