Saat menyetir, sebaiknya tidak menggunakan ponsel untuk mengecek waktu berbuka. Aktivitas tersebut bisa mengurangi konsentrasi dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Namun, jika mengendarai mobil sendiri, bisa menyetel radio yang menyediakan informasi berbuka puasa atau menyiarkan adzan maghrib.
Menjelang waktu berbuka, tubuh biasanya lemas dan konsentrasi menurun. Kondisi ini bisa mempengaruhi respons ketika mengemudi. Oleh karena itu, penting untuk tidak terburu-buru.
Hindari kebiasaan seperti mengemudi terlalu cepat agar sampai tujuan, mengambil jalur berisiko, dan mendahului kendaraan secara agresif.
Keselamatan jauh lebih penting daripada tiba beberapa menit lebih cepat. Jika merasa terlalu lelah atau mengantuk, sebaiknya beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.
Jika memungkinkan, atur jadwal perjalanan agar tidak terlalu mepet dengan waktu berbuka.
Dengan perencanaan yang baik, pengemudi bisa memperkirakan titik berhenti yang aman sebelum maghrib tiba.
(Erha Aprili Ramadhoni)