6 Tips Buka Puasa di Mobil, Tetap Fokus

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis
Sabtu 21 Februari 2026 17:46 WIB
6 Tips Buka Puasa di Mobil, Tetap Fokus (Ilustrasi/Ist)
Share :

JAKARTA - Ada kalanya pengemudi terpaksa buka puasa di dalam mobil. Hal ini lantaran kondisi jalan raya yang macet jelang waktu berbuka. 

Kemacetan menjelang waktu berbuka merupakan hal yang bisa terjadi saat bulan Ramadhan. Dalam kondisi ini, mau tak mau harus segera membatalkan puasa, meski belum sampai tempat tujuan. 

Saat terpaksa buka puasa di mobil, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Berikut tips buka puasa di mobil, sebagaimana melansir laman Daihatsu, Sabtu (21/2/2026): 

1. Bawa Bekal dari Rumah 

Untuk memudahkan berbuka puasa di mobil, dianjurkan membawa bekal atau camilan dari rumah. Hal ini untuk menghindari jika berada di jalur yang minim penjual makanan. 

Pengemudi bisa membawa camilan ringan, air putih, atau kurma sebelum akhirnya melanjutkan makan berat di rumah. 

2. Bawa Alat Makan Bersih 

Kebersihan kabin mobil tetap perlu dijaga, terutama saat makan di dalam kendaraan. Jika membawa bekal dari rumah, gunakan wadah tertutup dan alat makan yang bersih. 

Peralatan yang perlu disiapkan antara lain tisu kering dan tisu basah, kantong plastik kecil untuk sampah, hand sanitizer. 

Setelah selesai berbuka, pastikan sampah tidak berserakan di dalam mobil. Selain menjaga kenyamanan, kabin yang bersih juga membuat perjalanan lebih menyenangkan, terutama jika harus melanjutkan perjalanan setelah berbuka. 

3. Cari Tempat Aman 

Saat waktu berbuka tiba, sebaiknya tidak langsung makan sambil tetap mengemudi. Cara paling aman adalah menepi terlebih dahulu di tempat yang diperbolehkan untuk berhenti, seperti area parkir, rest area, atau bahu jalan yang aman dan tidak mengganggu arus lalu lintas. 

Hindari berhenti mendadak atau di lokasi yang terdapat rambu larangan berhenti. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama, terutama saat kondisi lalu lintas padat menjelang maghrib. 

Jika sedang berada di jalan tol, manfaatkan rest area terdekat untuk berbuka dengan lebih nyaman.   

 

4. Cek Waktu Berbuka 

Saat menyetir, sebaiknya tidak menggunakan ponsel untuk mengecek waktu berbuka. Aktivitas tersebut bisa mengurangi konsentrasi dan meningkatkan risiko kecelakaan. 

Namun, jika mengendarai mobil sendiri, bisa menyetel radio yang menyediakan informasi berbuka puasa atau menyiarkan adzan maghrib. 

5. Tetap Fokus 

Menjelang waktu berbuka, tubuh biasanya lemas dan konsentrasi menurun. Kondisi ini bisa mempengaruhi respons ketika mengemudi. Oleh karena itu, penting untuk tidak terburu-buru. 

Hindari kebiasaan seperti mengemudi terlalu cepat agar sampai tujuan, mengambil jalur berisiko, dan mendahului kendaraan secara agresif. 

Keselamatan jauh lebih penting daripada tiba beberapa menit lebih cepat. Jika merasa terlalu lelah atau mengantuk, sebaiknya beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan. 

6. Atur Waktu Perjalanan 

Jika memungkinkan, atur jadwal perjalanan agar tidak terlalu mepet dengan waktu berbuka.  

Dengan perencanaan yang baik, pengemudi bisa memperkirakan titik berhenti yang aman sebelum maghrib tiba. 

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya