Mercedes menyebut sistem ini MB.DRIVE ASSIST PRO, yang menggabungkan navigasi dengan bantuan mengemudi. Dengan menekan sebuah tombol, mobil akan membantu Anda berpindah dari tempat parkir ke tujuan akhir di jalanan kota.
Meski terdengar canggih, secara resmi ini adalah sistem “Level 2+”—mobil membantu, tetapi pengemudi tetap harus memperhatikan kendaraan.
Namun, sistem ini memungkinkan “kemudi kooperatif”. Artinya, jika Anda memegang kemudi untuk menghindari lubang, sistem tidak akan mati, melainkan bekerja bersama Anda.
Untuk mewujudkan semua ini, mobil membutuhkan “mata”. Mercedes-Benz CLA dilengkapi 30 sensor: 10 kamera untuk melihat sekeliling, 5 radar untuk mendeteksi kecepatan dan jarak, serta 12 sensor ultrasonik untuk benda di dekat mobil. Semua data ini diproses oleh platform Vera Rubin baru dari Nvidia, sistem komputer enam chip canggih yang menggantikan model Blackwell. Sementara pemrosesan utama dilakukan di pusat data, chip “Rubin” dan “Vera” menjadi otot yang melatih AI yang akhirnya terpasang di mobil.
Pendekatan ini memecahkan masalah besar bagi regulator keselamatan. Pejabat pemerintah sering khawatir tentang AI karena biasanya berupa “kotak hitam”—tidak ada yang tahu mengapa komputer melakukan kesalahan.