JAKARTA - Microsoft telah mengumumkan bahwa mereka akan segera menawarkan kepada para pengembang perangkat untuk membangun aplikasi AI. Langkah ini akan dilakukan dengan membawa model AI DeepSeek-R1 versi Distill, yang memungkinkan pengembang untuk mengerjakan fitur AI yang berjalan dengan sangat efisien di perangkat mereka.
Sebagai informasi, DeepSeek-R1, yang merupakan model AI open source buatan China, menjadi sangat populer baru-baru ini karena dinilai memiliki kemampuan sepadan dengan model berbayar seperti o1 dari OpenAI, dengan sumber daya yang lebih efisien dan murah.
DeepSeek-R1 pada PC Copilot+ tidak memerlukan koneksi internet untuk berfungsi. Fitur ini juga mengurangi kekhawatiran tentang privasi data karena data pengguna tidak perlu lagi diunggah ke cloud untuk diproses.
Meskipun Microsoft belum merilis jadwal pastinya, setidaknya mereka telah membagikan beberapa detail tentang hal itu.
Perangkat yang ditenagai Snapdragon X yang relatif baru akan menjadi yang pertama menjalankan fitur berbasis DeepSeek-R1, dengan sistem Intel dan AMD yang akan menyusul kemudian. Hal ini tidak mengejutkan karena chip Snapdragon X menghadirkan NPU yang jauh lebih tangguh dan hemat daya ke perangkat kelas konsumen, demikian dilansir Gizmochina.
Microsoft akan memulai dengan "DeepSeek-R1-Distill-Qwen-1.5B". Gelombang perangkat pertama yang mendapatkan pemutakhiran ini adalah perangkat yang ditenagai oleh chip Snapdragon X Plus dan X Elite dari Qualcomm. Perangkat yang ditenagai chip ini memiliki NPU dengan pemrosesan hingga 45 TOPS, sehingga sangat cocok untuk menangani model-model baru ini.
Perangkat Core Ultra 200V besutan Intel berada di urutan berikutnya, diikuti oleh seri Ryzen AI 300 besutan AMD. Menariknya, AMD telah merilis beberapa panduan untuk DeepSeek-R1 Distill, bahkan untuk chip Ryzen 8040/7040 yang lebih lama. Tentu, chip lama tersebut tidak memiliki daya NPU yang sama dengan yang lebih baru, tetapi ini menjadi kabar baik bagi para pengguna chipset tersebut.
(Rahman Asmardika)