Terungkap, Ratusan Akun WhatsApp Jurnalis dan Warga Sipil Disusupi Spyware Buatan Israel

Rahman Asmardika, Jurnalis
Minggu 02 Februari 2025 14:57 WIB
Ilustrasi.
Share :

"Ini bukan hanya masalah beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab – jenis penyalahgunaan ini (merupakan) ciri industri perangkat lunak mata-mata komersial," kata Krapiva sebagaimana dilansir RT.

Kasus Spyware Israel Sebelumnya

Insiden ini mengikuti serangkaian gugatan hukum terhadap perusahaan perangkat lunak mata-mata Israel. Pada Desember 2024, seorang hakim Amerika Serikat (AS) memutuskan bahwa NSO Group, pembuat perangkat lunak mata-mata Pegasus, bertanggung jawab atas peretasan telepon 1.400 orang melalui WhatsApp pada Mei 2019, melanggar undang-undang peretasan negara bagian dan federal AS, dan ketentuan layanan WhatsApp. Sidang terpisah pada Maret akan menentukan berapa kerugian yang harus dibayarkan NSO Group kepada WhatsApp.

Dokumen hukum dari litigasi AS yang sedang berlangsung antara NSO Group dan WhatsApp telah mengungkapkan bahwa pembuat senjata siber Israel, NSO Group, bukan klien pemerintahnya, yang memasang dan mengekstrak informasi menggunakan perangkat lunak mata-matanya. Pengungkapan ini bertentangan dengan klaim NSO sebelumnya bahwa hanya klien yang mengoperasikan sistem tersebut tanpa keterlibatan langsung NSO.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya