Mazda juga mengandalkan fitur Electronic G-Vectoring Control Plus (e-GVC Plus) pada Mazda MX-30 untuk stabilitas kendaraan dengan menyesuaikan torsi untuk memudahkan saat berbelok.
“Melalui Mazda MX-30, Mazda memastikan bahwa meskipun bertenaga listrik, setiap momen di belakang kemudi tetap setia pada prinsip Jinba-Ittai,” tutur Ricky Thio.
Untuk harganya, Mazda MX-30 dibanderol Rp860 juta, sudah termasuk perangkat wall-charger dan portable-charger.
Mobil listrik ini tersedia dalam sejumlah pilihan warna, yaitu Soul Red Crystal Metallic with Black Side Panels and Roof (Premium Colour), Zircon Sand Metallic with Black Side Panels and Roof, Ceramic Metallic with Black Side Panels and Roof, Ceramic Metallic, Polymetal Grey Metallic (Premium Colour), Jet Black Mica, Machine Grey Metallic (Premium Colour), serta Arctic White. Warna premium dikenakan biaya tambahan Rp4 juta.
(Erha Aprili Ramadhoni)