BMW Masih Rahasiakan Harga Mobil Listrik i5, Ini Alasannya

Muhamad Fadli Ramadan, Jurnalis
Kamis 28 Maret 2024 09:48 WIB
BMW masih rahasiakan harga mobil listrik i5, ini alasannya. (MPI/Fadli Ramadan)
Share :

JAKARTA - BMW Group Indonesia mengenalkan model mobil listrik terbarunya yakni i5 di Tanah Air. Namun, BMW masih merahasiakan harga jual dari kendaraan ramah lingkungan tersebut.

Diketahui, BMW Indonesia saat ini telah memiliki i4 dan i7 sebagai lini model mobil listrik yang dipasarkan di Tanah Air. Kedua model tersebut ditawarkan dengan harga Rp2,1 miliaran dan Rp3,2 miliaran.

"Memang sudah direncanakan seperti itu (dirahasiakan harganya). Jadi memang kita mau membangun momentum untuk saat kita meluncurkan 5 Series karena ini kan legendaris, banyak historis untuk BMW Indonesia. Jadi memang membangun momentum kita," kata Director of Communications BMW Group Indonesia, Jodie O'Tania, di Jakarta Selatan, Selasa (26/3/2024).

Ia mengungkapkan, BMW Indonesia akan mengumumkan harga mobil listrik i5 pada April 2024. Konsumen juga baru bisa memesan unit i5 setelah harga resmi diumumkan. Saat pengumuman harga itu, nantinya i5 akan dipajang di dealer sehingga publik bisa melihatnya langsung.

"Harga akan diumumkan bulan April. Jadi enggak lama saat ini kita launch, setelah Lebaran kita umumkan harganya. Sekalian saat mengumumkan harga, kendaraan juga akan display di dealer juga gitu jadi konsumen bisa lihat (unitnya)," ujarnya.

Sebagai informasi, saat ini BMW Indonesia masih mengimpor mobil listriknya secara utuh dari luar negeri alias CBU (Completely Build Up). Penundaan penguman harga, Jodie menyebutkan, bukan terkait pengiriman, melainkan membangun ketertarikan antara mobil listrik tersebut dengan konsumen setia BMW.

"Jadi arah rencana strategi dan komunikasi BMW. Kita mau bangun awareness, mau bangun hype sebelum announce berapa harga kendaraan bersama dengan ketersediaan untuk pelanggan," tuturnya.

BMW i5 menggunakan sistem penggerak roda belakang yang mampu mengeluarkan tenaga hingga 340 Hp dan torsi 400 Nm. Sumber tenaganya dibekali baterai berkapasitas 81,2 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 582 kilometer berdasarkan WLTP.

Untuk pengisian baterai, 0-100 persen menggunakan AC kapasitas 11 kW membutuhkan waktu 8,25 jam. Sementara untuk pengisian DC 205 kW dari 10-80 persen dibutuhkan waktu 30 menit.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya