Kendaraan tersebut menggunakan sistem pengisian daya yang terintegrasi dan terdapat masalah pada perangkat lunak yang sama saat diperiksa. Kesalahan ini mengakibatkan baterai 12V kehilangan daya dan bisa menyebabkan kendaraan berhenti saat digunakan.
“Hal ini dapat mempersulit pengisian daya pada baterai bertegangan rendah dan menyebabkan kemungkinan kendaraan berhenti saat dikendarai,” bunyi laporan Kementerian Transportasi Korea Selatan.
Penarikan kembali atau recall ini akan dilakukan secara berkala oleh Hyundai dan Kia, mulai 18 Maret 2024. Seluruh biaya pemeriksaan dan perbaikan, serta penggantian perangkat apabila diperlukan tidak dikenakan biaya alias gratis.
(Rahman Asmardika)