Gusar Tesla Disalip BYD, Elon Musk Nilai Produsen Mobil Listrik China Bikin Rusak Pasar

Muhamad Fadli Ramadan, Jurnalis
Jum'at 26 Januari 2024 14:11 WIB
Gusar Tesla disalip BYD, Elon Musk nilai produsen mobil listrik China rusak pasar. (Reuters)
Share :

JAKARTA - CEO Tesla Elon Musk mulai gusar dengan produsen mobil listrik China yang memasarkan produknya di Eropa hingga Amerika Serikat (AS). Kehadiran produsen China dianggap dapat merusak persaingan otomotif global.

Elon Musk mengusulkan setiap negara memberlakukan aturan perdagangan baru untuk menjaga persaingan otomotif tetap stabil. Menurutnya, jika tak diterapkan, produsen asal China bakal menghancurkan sebagian besar perusahaan mobil lainnya.

Diketahui, raksasa otomotif asal China, BYD, berhasil menyalip Tesla sebagai produsen mobil listrik terlaris di dunia pada 2023.

“Jika tidak ada hambatan perdagangan yang ditetapkan, hal tersebut akan menghancurkan sebagian besar perusahaan mobil lain di dunia,” kata Musk kepada para analis, melansir Carscoops, Jumat (26/1/2024).

Tesla telah memangkas harga sepanjang tahun demi mengejar volume dengan mengorbankan keuntungan. Tesla pun berhasil mengalahkan anggaran Dacia Sandero ke puncak grafik penjualan Eropa. Namun, langkah ini tak juga dapat menahan angka penjualan BYD.

China juga menyalip Jepang sebagai eksportir mobil terbesar di dunia pada 2023. China diperkirakan mengulangi kesuksesan tersebut pada 2024. Hal ini seiring dengan mulai memperluas aktivitas penjualannya ke Eropa.

Musk bukan satu-satunya di antara para bos mobil di negara-negara Eropa yang khawatir akan ancaman China. Namun, setidaknya ia memiliki beberapa rencana yang dapat direalisasikan.

Awal pekan ini, Tesla dikabarkan memulai produksi crossover baru pada 2025 yang diberi kode Redwood. Mobil ini akan masuk dalam segmen entry-level atau ditujukan kepada pembeli baru dengan menggunakan platform anyar yang akan memangkas biaya produksi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya