JAKARTA - BMW membuat kejutan dengan memberikan teknologi otonom terkini untuk mobil sedan termahal dan termewah andalan mereka, BMW Seri 7.
Tidak main-main teknologi otonom level 3. yang akan dibenamkan di mobil tersebut.
Dilaporkan Car Sales, Rabu (15/11/2023), teknologi itu akan membuat pemilik mobil tidak perlu lagi repot nyetir mobil. Jadi pemilik bisa melakukan kegiatan lain dan membiarkan mobil berjalan sendiri.
BACA JUGA:
Hanya saja ternyata teknologi tersebut tidak serta merta menghilangkan posisi sopir. BMW justru sedikit membatasi teknologi tersebut agar memang benar-benar masih ada intervensi dari penggunanya.
Misalnya saja teknologi otonom level tiga yang ada di BMW Seri 7 hanya bisa digunakan hingga kecepatan maksimall 60 kilometer per jam.
Lebih dari itu teknologi otonom level tiga sama sekali tidak berfungsi.
Lalu untuk sementara teknologi otonom level 3 hanya bisa diaktifkan di jalan bebas hambatan yang ada di Jerman. Teknologi tersebut sama sekali tidak akan bisa dimanfaatkan di jalan-jalan arteri yang ada di Jerman.
BACA JUGA:
"Dalam kondisi itu sopir harus mengambil alih laju mobil," tulis keterangan BMW.
Direncanakan teknologi ini akan langsung diberikan gratis buat pembeli BMW Seri 7 tahun produksi 2024.
Dan teknologi otonom level tiga itu eksklusif hanya diberikan untuk BMW Seri 7 saja. Bahkan kembaran BMW Seri 7 versi listrik yakni BMW i7 tidak mendapatkan teknologi yang sama.
Diketahui saat ini BMW Seri 7 juga dipasarkan di Indonesia. Mobil sedan termahal dan termewah dari BMW itu dijual di harga Rp2,54 miliar off the road.
(Imantoko Kurniadi)