Ini 5 Efek Negatif AI di Kehidupan Manusia, Patut Diwaspadai!

Redaksi, Jurnalis
Selasa 07 November 2023 07:15 WIB
Efek negatif AI (Foto: Istimewa)
Share :

JAKARTA - Penerapan kecerdasan buatan (AI) dalam kehidupan manusia telah menjadi inovasi penting dalam dunia teknologi. Namun, di balik kebermanfaatannya yang telah banyak membantu manusia di berbagai bidang, AI tetap memiliki efek negatif yang patut diwaspadai.

Lantas, apa saja efek negatif AI yang patut diwaspadai tersebut? Berikut ini Okezone telah merangkum lima di antaranya, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, Senin (6/11/2023).

1. Tergantikannya Peran Manusia

Efek negatif AI pertama yang patut diwaspadai adalah tergantikannya peran manusia itu sendiri. Berkembangnya AI di berbagai bidang telah menjadikan pekerjaan saat ini dapat dengan mudah diotomatisasi. Hasil yang efisien dan cepat pada akhirnya menggeser peran manusia, terutama dalam dunia kerja yang sekaligus dapat meningkatkan angka pengangguran.

2. Risiko Keamanan Privasi dan Data

Kemampuan AI untuk memproses data secara besar-besaran memunculkan sejumlah tantangan terkait keamanan privasi dan data itu sendiri. Penggunaan AI yang seringkali memerlukan akses ke data pribadi pengguna untuk melatih algoritmanya membuat potensi terhadap serangan siber semakin meningkat.

3. Membuat Ketergantungan

Penerapan AI dalam kehidupan manusia juga berpotensi menimbulkan ketergantungan. Dalam kemungkinan terburuk, manusia yang telah terbiasa melibatkan AI dalam penyelesaian berbagai tugas sehari-hari dapat kehilangan keterampilan yang dimilikinya karena kurangnya atensi untuk terus mengembangkan keterampilan tersebut setelah adanya AI.

4. Potensi Misinformasi

Dalam beberapa kasus, keterbatasan AI tampak dari kurangnya pemahaman makna atau konteks secara mendalam dari suatu pertanyaan. Hal tersebut membuat informasi yang didapat hanya dengan mengandalkan AI pada akhirnya tidak selalu akurat bahkan bisa saja menyesatkan.

5. Ancaman HAKI

Tidak kalah penting, penggunaan AI juga mampu mengancam hak kekayaan intelektual seseorang. Sama halnya dengan kasus Scarlett Johansson yang diberitakan Okezone sebelumnya, di mana wajah dan suaranya diedit tanpa izin untuk keperluan komersial.

Di sisi lain, AI juga telah menimbulkan keresahan di antara para seniman, di mana hasil karya pengolahan AI yang tidak jarang mengandung unsur duplikasi dari karya para seniman lain. (Chasna Alifia Sya’bana)

(Saliki Dwi Saputra )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya