JAKARTA - All-New Mazda CX-60 menjadi salah satu lineup unggulan Mazda pada GIIAS 2023 beberapa bulan lalu. Okezone mendapatkan kesempatan untuk menguji SUV seharga Rp1,1 miliaran itu dalam acara bertajuk 'The Perfect Jinba-Ittai Journey: All-New Mazda CX-60 Goes to Central Java' selama tiga hari, 18-20 Oktober 2023.
Jinba-Ittai menjadi filosofi mobil Mazda yang mendefinisikan hubungan tanpa batas antara mobil dan pengemudi. Ideologi Jinba-Ittai sendiri telah berkembang selama tiga generasi, dan mengubah pengalaman berkendara dan memikat para penggemar mobil di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
BACA JUGA:
Terdapat dua tipe yang dibawa oleh Mazda, yakni Elite dan Kuro. Secara garis besar Elite menghadirkan tampilan elegan dan aksen krom pada beberapa bagian mobil sehingga terlihat lebih mewah.
Sementara pada varian Kuro dibuat lebih sporty dengan aksen krom hitam, sehingga membuat tampilannya lebih gahar.
Kedua trim ini dibekali dengan velg ukuran 19x7 inci berbahan aluminium dengan finishing two-tone untuk varian Elite, dan Black Metallic pada tipe Kuro.
Bicara tampilan mobil ini punya panjang 4.740 mm, lebar 1.890 mm, dan tinggi 1.686,5 mm. Sedangkan untuk wheelbase dan ground cleraance-nya masing-masing memiliki angka 2.870 mm serta 177,7 mm.
Untuk dapur pacunya mobil ini dibekali mesin 3.300cc dengan turbo dan mild hybrid boots, yang memiliki tenaga 280 hp dan torsi maksimum 450 Nm.
BACA JUGA:
Salah satu fitur yang layak disorot tentunya adalah sistem Driver Personalization. Sebelum berkendara di sini pengemudi dapat memasukan tinggi badan mereka. Kemudian kursi dan setir mobil akan menyesuaikan ke posisi yang ideal dengan pengemudi.
Tak cuma sampai di situ, mobil juga menyediakan sistem Driver Monitoring System yang menyetel posisi spion secara ideal dengan tinggi badan. Profil itu pun bisa disimpan dalam sistem berkendara mobil.
Sekadar informasi, kami yang mencoba dengan tinggi badan sekitar 168-172 cm terasa nyaman dengan rekomendasi yang ditawarkan. Kalau pun ada yang perlu diatur ulang hanya lebih menyesuaikan posisi sandaran dan tinggi kursi.
Kami pun menjajal mobil ini melaju di jalan Tol Semarang untuk menuju ke beberapa destinasi wisata. Hasilnya mobil ini melaju cukup mantap.
Tujuan pertama kami adalah ke Fort Willem I. Dengan kondisi jalan yang cukup mulus kami pun mencoba mode sport yang memang mendukung transmisi otomatis 8 percepatan AWD (All Wheel Drive) dengan setelan i-Activ. Hasilnya tarikan mobil dengan mesin enam silinder itu terasa lebih buas dan bisa dirasakan dari dalam kabin.
Dan, sesuai filosofi Jinba-Ittai, saat berkendara dengan kecepatan tinggi pun mobil tetap mudah dikendalikan dengan nyaman. Walau bantingannya bukan yang empuk banget, namun hal ini jelas membuat mobil makin menggugah adrenalin.
Tak berhenti di situ perjalanan dilanjutkan ke daerah Magelang hingga berlanjut ke kaki Gunung Merbabu. Kali ini mode yang kami gunakan adalah offroad lantaran medan yang dihadapi cukup menanjak dan berkelok.
Di mode ini pengendara dimanjakan dengan daya cengkram mobil ini. Tidak butuh effort lebih menginjak gas untuk menanjak. Pun halnya pada saat menikung, tidak ada kendala yang berarti meski body mobil ini cukup bongsor.
Di hari terakhir kami menjajal perjalanan dengan rute Semarang-Jakarta melalui Trans-Jawa. Mazda CX-60 terbilang cukup nyaman dengan adanya sistem keselamatan aktif i-Activsense, seperti driver monitoring, blind spot monitoring, rear cross traffic alert, cruising & traffic support, Mazda radar cruise control, lane departure warning system, lane keep assist system.
Selain fitur keselamatan yang lengkap, interior SUV ini juga berbanding lurus. Untuk layar multimedianya ada layar 12,3 inci dengan panoramic sunroof di bagian atas. Anda tertarik meminangnya?
(Imantoko Kurniadi)