JAKARTA – Ini dia cara amankan Google Drive Anda. Sebagai salah satu bagian terpenting dari rangkaian G-Suite Google untuk produktivitas, Google Drive memiliki perlindungan data yang sama dengan Google Workspace.
Secara umum, risiko informasi Anda disalahgunakan di Google Drive sangat kecil. Semua file yang diunggah ke Google Drive disimpan di pusat data yang aman dan terenkripsi. Kendati menyimpan informasi rahasia di Google Drive secara umum aman, namun ada beberapa kerentanan tertentu yang secara teori dapat dieksploitasi.
Pada akhirnya, pengamanan data rahasia Anda di Google Drive termasuk dalam apa yang disebut Shared Responsibility Model. Dalam model ini, pengguna memiliki tanggung jawab dan pengelolaan sistem operasi, termasuk pembaruan, patch keamanan, dan yang paling penting, mengamankan data di dalamnya.
Jadi, meskipun Google berupaya semaksimal mungkin untuk mencegah peretas, perusahaan juga harus bertanggung jawab atas area-area seperti perlindungan kata sandi, kontrol akses, dan autentikasi pengguna.
Ini dia beberapa cara amankan akun Google Drive yang dapat dicoba.
Gunakan Autentikasi Dua Faktor (2FA)
Google Drive dilengkapi dengan opsi login aman yang kuat, termasuk autentikasi dua faktor. Dengan mengaktifkan 2FA di Google Drive, setiap pengguna akan diminta untuk memberikan dua informasi yang valid sebelum mengakses Akun Google. Ini termasuk kombinasi hal-hal seperti kata sandi, verifikasi SMS, atau kata sandi sekali pakai yang dikirim ke perangkat seluler.
Siapkan Pemulihan Pada Akun BACA JUGA:
Dalam kondisi tertentu, pengguna mungkin tidak sengaja membiarkan akun Google Drive terbuka di komputer publik, sehinggq kata sandi mereka ditebak oleh peretas, atau membiarkan komputer tidak terkunci yang mengakibatkan akses yang tidak sah. Untungnya, Google Drive menyediakan opsi pemulihan akun dalam pengaturannya.
Dengan menyiapkan opsi pemulihan Google Drive, akun dapat dengan cepat dan mudah diamankan kembali jika salah satu skenario di atas terjadi. Meskipun Anda dapat menyesuaikan cara pengguna memulihkan akun dengan aman, metode yang umum digunakan adalah menjawab pertanyaan keamanan, login ponsel, dan verifikasi email alternatif.
Otomatiskan Proses Pencadangan
Anda pasti ingin mencadangkan semua bisnis secara teratur untuk mengurangi risiko gangguan. Pencadangan manual sering kali lebih memakan waktu dan dapat mencegah pengguna menjadi produktif selama periode pencadangan ketika file tidak dapat diakses.
Untuk mengaktifkan otomatisasi proses pencadangan, gunakan opsi Pencadangan dan Sinkronisasi yang disediakan oleh Google. Ini menyediakan sinkronisasi dua arah dari hard drive mereka dengan Google Drive.
Kontrol Izin Pengguna dalam Aplikasi
Pengelola dapat memantau dan mengontrol aplikasi dan layanan Google yang dapat diakses oleh setiap pengguna, termasuk Google Drive. Anda harus menerapkan model akses dengan izin paling sedikit, yang berarti pengguna hanya dapat mengakses file, data, dan sistem yang diperlukan untuk menjalankan fungsi tugasnya.
Google Drive menyediakan serangkaian opsi izin pengguna yang luas. Anda dapat membatasi berbagi file hanya di dalam lingkungan organisasi, misalnya, sehingga meskipun tautan Google Doc tidak sengaja dibagikan kepada orang luar, mereka tetap tidak akan memiliki akses.
Memiliki strategi dan taktik yang tepat untuk berbagi file yang aman akan sangat membantu dalam melindungi data rahasia di Google Drive. Walaupun keamanan server cloud Google umumnya sangat terjamin, namun tetap saja ada potensi kerentanan. (Salsabila Nur Azizah)
(Saliki Dwi Saputra )