Pada dasarnya, fungsi dari fitur tersebut ialah memberi pengguna kemampuan untuk membuat suara sintetik mereka di iPhone, hanya dengan membaca petunjuk Apple yang telah dibuat sebelumnya.
Mengenai fitur tersebut seorang anggota dewan dan advokat bernama Philip Green yang didiagnosis dengan ALS pada tahun 2018 lalu, memuji fitur baru Apple tersebut. Karena, hadirnya fitur tersebut, Green mengatakan bahwa dirinya merasa sangat terbantu.
"Pada akhirnya, hal terpenting adalah bisa berkomunikasi dengan teman dan keluarga, Jika kamu dapat memberitahu mereka bahwa kamu mencintai mereka, dengan suara yang terdengar seperti suara kamu, itu membuat semua perbedaan di dunia," jelas Philip Green.
Mengenai fitur tersebut, Apple mengatakan, bahwa fitur aksesibilitas baru itu kemungkinan akan mulai diluncurkan pada akhir tahun 2023 ini. Selain Live Speech dan Personal Voice, pihak Apple kabarnya akan menghadirkan sejumlah fitur aksesibilitas baru lainnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)