7 Hewan yang Berhasil Dikloning, Ada Domba hingga Serigala

Anjasman Situmorang, Jurnalis
Selasa 06 Juni 2023 06:07 WIB
Hewan Kloning. (Foto: The Roslin Institute)
Share :

KLONING hewan merupakan salah satu teknik yang dilakukan ilmuwan untuk menghasilkan salinan hewan tertentu. Hewan yang dikloning biasanya memiliki DNA yang sama dengan asli.

Biasanya, ilmuwan menggunakan cara ini pada spesies hewan langka yang sudah terancam punah. Pertama kalinya kloning hewan dilakukan pada tahun 1885 ketika Hans Adolf Edward Dreisch mengklon bulu babi.

Setelahnya beberapa kloning juga diketahui berhasil dilakukan pada sejumlah hewan. Lantas, apa saja hewan tersebu? Berikut ini informasinya dirangkum dari beberapa sumber.

1. Domba Dolly

Mungkin domba yang dikenal dengan Dolly ini merupakan hasil kloning yang paling terkenal. Dia merupakan mamalia kloning pertama di dunia. Dolly diciptakan pada tahun 1996 oleh tim peneliti di The Roslin Institute, University of Edinburgh, Skotlandia. Kesuksesan ini membuat banyak peneliti melakukan kloning pada mamalia lainnya.

2. Tikus

Tikus yang disebut Cumulina merupakan hewan pengerat dikloning di Hawaii tahun 1997. Cumulina diketahui sebagai tikus pertama yang berhasil dikloning. Tikus ini hidup sampai usia 2 tahun 7 bulan, tergolong tua untuk selelas tikus.

3. Serigala Abu-abu

Pada tahun 2005 lalu, peneliti Korea Selatan berhasil melakukan kloning pada serigala abu-abu yang terancam punah. Mereka menghasilkan dua anak serigala bernama Snuwolf dan Snuwolffy, masing-masing lahir pada 18 Oktober 2005 dan 26 Oktober 2005. Dua serigala itu dihasilkan dari bahan genetik yang diambil dari sel telinga serigala abu-abu betina.

4. Kambing liar

Para ilmuwan berhasil mengkloning mamalia yang telah punah, yaitu bucardo. Hewan ini sejenis kambing liar yang disebut juga Pyrenean ibex. Pada tahun 2009, para peneliti gabungan dari Spanyol, Prancis, Belgia mencoba mengklon hewan itu. Mereka menggunakan sel dari sampel bucardo yang diawetkan.

Diketahui kambing itu ditangkap pada tahun 1999 lalu. Para ilmuwan berhasil mengklon namun kambing tersebut hanya bertahan beberapa menit saja dan akhirnya mati. Hal ini disebabkan ia lahir cacat pada paru-parunya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya