Cracker menghancurkan data dengan mendapatkan akses tidak sah ke jaringan. Pekerjaan dan identitas mereka selalu disembunyikan karena mereka melakukan hal-hal melanggar hukum.
Cracker biasanya bekerja dengan melewati kata sandi komputer dan situs web media sosial, mencuri detail bank dan mentransfer uang dari bank. Tindakan mereka adalah aksi kriminal.
Dari sini bisa disimpulkan bawha hacker bekerja melindungi sistem dari segala jenis kerusakan atau akses tidak sah, sedangkan cracker adalah mereka yang mencoba mendapatkan akses ilegal.
Mereka akan masuk ke sistem dengan perbuatan buruk secara moral. Tidak seperti hacker yang melakukan tes keamanan sesuai dengan kontrak hukum. Cracker tidak mengikuti kesepakatan semacam itu.
(Martin Bagya Kertiyasa)