JAKARTA – Evergrande, produsen mobil listrik asal China, terancam tutup pabrik karena ongkos produksi yang terlalu besar dan tidak sebanding dengan pemasukan perusahaan.
Dikutip dari Carscoops, dalam pembaruan bisnis yang ditunjukkan oleh Bloomberg dan Reuters, perusahaan di bawah naungan Evergrande New Energy Cehicle Group ini membahas restrukturisasi rumit yang dirancang untuk menopang keuangan mereka.
Meski melakukan pengajuan yang cukup besar, namun Evergrande ini juga masuk ke berbagai bidang bisnis, termasuk real estate sehingga pabrikan otomotif ini terancam tutup dalam waktu dekat.
Diketahui, mobil listrik Hengchi 5 bakal diproduksi pada 16 September 2022. Namun, hingga saat ini pabrikan mobil ini baru mengirim 900 unit sejak awal produksi.
“Karena situasi likuiditas yang ketat dan untuk mempertahankan operasi bisnis dasar, Evergrande NEV telah mengambil inisiatif untuk memangkas biaya, seperti mengurangi jumlah tenaga kerja,” kata perusahaan ini dalam keterangan tertulis.