"Dengan peraturan saat ini, ada batasan campuran yang harus kita patuhi. Bahan bakar yang kami buat memiliki komponen yang tidak boleh dicampur. Kami berharap dalam beberapa tahun ke depan, batas campuran tersebut akan meningkat dan peraturan pada akhirnya akan mengizinkan penggunaan SAF 100 persen," lanjut Gregory Constantine.
Saat ini campuran avtur hanya bisa mengandung kurang dari 50 persen SAF. Namun, Air Company bermitra dengan Angkatan Udara untuk menguji terbang SAF 100 persen, yang terbukti sukses. Maskapai penerbangan Belanda KLM juga menguji SAF murni dengan pabrikan mesinnya, menyimpulkan bahwa SAF.
Air Company telah dikontrak untuk memasok tiga maskapai penerbangan dengan SAF yaitu Boom, JetBlue, dan Virgin Atlantic. Boom setuju untuk membeli lima juta galon per tahun untuk jangka waktu kontrak yang tidak ditentukan untuk bahan bakar jet Overture supersoniknya.
JetBlue menandatangani kontrak lima tahun untuk membeli 25 juta galon, dan Virgin berjanji untuk mengambil 100 juta galon selama 10 tahun.
(DRA)
(Andera Wiyakintra)