Kebanyakan orang menganggap mutiara berwarna putih. Namun, mutiara sebenarnya bisa hadir dalam berbagai warna. Warna mutiara yang umum lainnya adalah abu-abu, merah, biru, hijau, dan bahkan hitam.
Mutiara yang terbentuk secara alami di dalam tiram disebut mutiara alami. Terkadang tiram mendapat sedikit bantuan dari para pemanen mutiara.
Orang-orang ini membuka tiram, membuat celah kecil di mantel dan memasukkan bahan “pengiritasi” kecil di bawah mantel. Mutiara yang dihasilkan dengan metode ini disebut mutiara budi daya.
Mutiara budi daya dan mutiara alami biasanya dianggap memiliki kualitas yang sama. Namun, mutiara hasil budi daya sering kali lebih murah karena tidak terlalu langka.
Meskipun semua tiram, kerang, serta remis dapat menghasilkan mutiara, beberapa spesies tiram lebih mungkin menghasilkan mutiara, sementara yang lain mungkin hanya dipanen untuk dijadikan makanan.
(Andera Wiyakintra)