Mengapa Ular Berganti Kulit?

Andera Wiyakintra, Jurnalis
Kamis 16 Februari 2023 08:00 WIB
Share :

Kenapa sih ular harus berganti kulit? jawaban sederhananya adalah ular berganti kulit karena mereka sama seperti hewan lainnya. Semua hewan berganti kulit, bahkan manusia juga berganti kulit. Pada mamalia, terutama manusia, ini adalah proses berkelanjutan yang mungkin jarang disadari.

Tapi, proses ganti kulit pada reptil berbeda. Alih-alih sebuah proses yang berkelanjutan, reptil berganti kulit secara berkala. Ular bahkan lebih unik lagi, karena kulit mereka biasanya lepas secara utuh.

Jika Anda pernah melihat ular berganti kulit, Anda pasti tahu bahwa ular itu terlihat seperti melata keluar dari kulitnya, seperti melepas kaos kaki. Para ilmuwan menyebut proses ini sebagai ecdysis.

Ular melepaskan kulitnya untuk memungkinkan proses pertumbuhan lebih lanjut dan untuk menghilangkan parasit yang mungkin menempel pada kulit lamanya.

BACA JUGA:5 Hewan Paling Beracun di Dunia, Ada yang Bisa Bunuh Orang dalam 30 Menit!   

Saat ular tumbuh, kulitnya akan meregang. Tidak seperti kulit manusia, kulit ular tidak ikut tumbuh seiring dengan pertumbuhan hewan tersebut. Pada akhirnya, kulit ular mencapai titik di mana tidak pas lagi.

Ketika hal itu terjadi, lapisan kulit baru akan tumbuh di bawah lapisan kulit yang sekarang. Setelah selesai, kulit lama akan terkelupas, meninggalkan cangkang berbentuk ular beserta parasit yang mungkin menempel.

Untuk meninggalkan kulit lama mereka, ular mungkin akan berenang agar air dapat melonggarkan kulit lama merekai. Ketika mereka siap untuk melepaskan lapisan kulit yang lama, mereka akan membuat sobekan pada kulit lama, biasanya di area mulut atau hidung.

Mereka sering melakukan ini dengan menggosok-gosokkan pada benda yang kasar dan keras, seperti batu atau batang kayu.

Setelah lapisan kulit lama ditembus, ular akan merayap keluar dari lapisan kulit lama hingga lapisan tersebut benar-benar terlepas. Jika Anda menemukan kulit ular di alam liar, Anda akan melihat bahwa kulit ular biasanya utuh.

Ular cukup sering mengganti kulitnya. Rata-rata ular akan mengganti kulitnya dua hingga empat kali per tahun. Namun, rata-rata ini bervariasi tergantung usia dan spesiesnya.

Ular muda yang sedang dalam masa pertumbuhan dapat mengganti kulitnya setiap dua minggu sekali. Ular yang lebih tua mungkin hanya mengganti kulitnya dua kali setiap tahun.

(Andera Wiyakintra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya