JAKARTA – Pemerintah Indonesia menargetkan pencapaian Net Zero Emission (NZE) pada 2060 dengan mendorong percepatan tren kendaraan listrik. Berbagai kebijakan telah dikeluarkan demi mempercepat transisi energi.
Beragam pilihan juga sudah tersedia, mulai dari pembelian kendaraan listrik, atau mengkonversi kendaraan konvensional menjadi listrik. Selain itu, kendaraan dengan teknologi hybrid juga terus bermunculan sebagai alternatif.
Tetapi, jika masih ragu beralih ke kendaraan listrik karena mempertimbangkan berbagai hal, ada solusi lain untuk membantu menekan emisi.
Agus Purwadi, Peneliti Senior dari Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) mengatakan menekan emisi pada mesin pembakaran internal dapat dilakukan dengan mengubah cara berkendara.
Itu diungkapkan Agus dalam Seminar Nasional: 100 Tahun Industri Otomotif Indonesia, Strategi Transisi pengembangan Teknologi Elektrifikasi dan Manajemen Unit In Operation Menuju Net Zero Emission di Indonesia.
“Paling sederhana adalah melakukan eco drivinf style. Setidaknya, ini bisa mengurangi konsumsi BBM dan emisi rata-rata 10-15 persen. Ini adalah cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan UIO (Unit In Operation),” kata Agus seperti dikutip dalam kanal YouTube Institut Teknologi Bandung.
Ada beberapa langkah untuk menekan emisi dalam paparan Agus di Seminar Nasional: 100 Tahun Industri Otomotif Indonesia. Berikut tips dari Agus Purwadi untuk membantu mengurangi emisi jika harus berkendara dengan kendaraan mesin pembakaran internal.