JAKARTA - Bukan rahasia lagi, ada banyak perusahaan teknologi yang mengumpulkan data penggunanya. Meskipun pengumpulan dilakukan tidak secara teknis, hal ini lumrah dilakukan termasuk juga oleh Microsoft.
Ingatlah, setiap kali kita menggunakan layanan atau produk teknologi secara gratis, dalam banyak kasus kita akan diminta menandatangani pengakuan untuk pengumpulan data.
Produk Microsoft tidak terlalu berbeda. Walaupun, Microsoft mencoba untuk lebih transparan daripada perusahaan yang lain, dan kita dapat mempelajari lebih lanjut tentang cara melindungi diri sendiri di Dasbor Privasi Microsoft.
Bagi yang belum tahu, sistem operasi Windows milik Microsoft sendiri menawarkan beberapa tindakan yang memungkinkan penggunanya mengontrol data yang dikumpulkan Microsoft.
Sistem operasi Windows menawarkan sejumlah pemeriksaan dan keseimbangan yang tidak begitu populer yang dapat membantu melindungi privasi. Berikut adalah caranya, melansir dari Onmsft, Selasa (25/10/2022).
1. Nonaktifkan Pelacakan Lokasi
Melalui pelacakan lokasi perangkat, perusahaan dapat melacak lokasi dan tempat tujuan pengguna. Jadi, jika tidak yakin dengan keamanannya, kita bisa mematikan fitur pelacakan lokasi secara manual.
- Buka Pengaturan dengan menekan tombol Windows + I pintasan. Atau, buka bilah pencarian menu Mulai, ketik 'pengaturan,' dan pilih yang paling cocok
- Di menu Pengaturan, klik Privasi & keamanan
- Dari sana, gulir ke bawah ke bagian Izin aplikasi dan pilih Lokasi
- Nonaktifkan tab Layanan lokasi untuk mematikan pelacakan lokasi PC
- pengaturan privasi dan keamanan
- pengaturan lokasi
Segera setelah melakukan ini, Windows akan mematikan semua fitur pelacakan lokasi yang memberikan lokasi ke Microsoft.
2. Riwayat Aktivitas
Riwayat Aktivitas adalah fitur Windows yang, seperti namanya, mencatat semua yang pengguna llakukan di Windows. Ini mencakup situs web yang dikunjungi hingga aplikasi dan file yang pengguna buka.
Jelas bukan tidak mungkin ini bisa menjadi masalah jika data-data terkait riwayat itu bocor. Untuk menghindarinya, bisa dengan mematikan fitur riwayat sebagai berikut.
- Buka bagian Privasi & keamanan dari menu Pengaturan Windows, dan klik Riwayat aktivitas
- Matikan tombol Kirim riwayat aktivitas saya ke Microsoft dan Simpan riwayat aktivitas saya di perangkat, dan Windows akan berhenti menyimpan riwayat perangkat.
3. Nonaktifkan ID Iklan
Meskipun iklan online itu sendiri tidak salah, orang memiliki pendapat berbeda tentang informasi apa yang harus dan tidak boleh dikumpulkan tentang mereka, bahkan ketika dilakukan secara anonim.
Seperti kebanyakan layanan web saat ini, Microsoft juga mengumpulkan data pengguna dalam format anonim. Namun, ini tidak hanya mencakup aplikasi yang digunakan tetapi juga apa yang dijelajahi di internet.
Jika tidak setuju dengan hal ini, setiap pengguna dimungkinkan untuk mrnonaktifkan ID iklan. Adapun langkah-langkahnya yang bisa dilakukan adalaj sebagai berikut:
- Luncurkan menu Pengaturan dengan menekan tombol Windows + tombol I
- Buka Privasi & keamanan dan pilih Umum.
- Terakhir, matikan opsi Izinkan aplikasi menampilkan iklan yang dipersonalisasi kepada saya dengan menggunakan opsi sakelar ID iklan.
4. Nonaktifkan kamus pribadi
Secara default, Windows mengumpulkan kata-kata yang pengguna ketik melalui keyboard dan menyimpannya di akun Microsoft. Sekali lagi, tidak semua orang akan nyaman dengan hal ini, beruntung fitur juga bisa dinonaktifka.
- Luncurkan aplikasi Pengaturan, dan pilih Privasi & keamanan
- Dari sana, klik Personalisasi tinta & pengetikan
- Nonaktifkan sakelar Tinta dan pengetikan pribadi untuk mematikan pengumpulan data dari tulisan.
(Ahmad Muhajir)