Dalam melancarkan aksinya, Royal pertama-tama akan mengirim email phishing dan membujuk para korban untuk menghubungi mereka.
Saat dihubungi, para hacker akan meyakinkan korban untuk menginstal perangkat lunak akses jarak jauh dan memberi penyerang akses.
Setelah mendapat akses, kelompok hacker Royal akan menyebar ke seluruh jaringan, memetakan dan mengekstrak data sensitif, dan mengenkripsi semua perangkat yang ditemukan di jaringan. Korban kemudian akan dimintai catatan tebusan, README.TXTi.
Korban akan mendapatkan tautan Tor di mana mereka dapat terlibat dalam negosiasi dengan para hacker. Selama negosiasi, penyerang akan mendekripsi beberapa file untuk menunjukkan program mereka berfungsi, dan menunjukkan daftar file yang akan mereka rilis ke internet jika tuntutan tidak dipenuhi.
(Ahmad Muhajir)