Rusia Nilai Satelit Komersial AS Kelewat Batas, Halal untuk Dirudal

Tangguh Yudha, Jurnalis
Minggu 18 September 2022 16:03 WIB
Rusia nilai satelit komersial AS kelewat batas, halal untuk dirudal (Foto: NASA)
Share :

Selain Starlink, perusahaan citra satelit komersial seperti Planet, Maxar dan BlackSky telah menyediakan intelijen penting dengan mengambil gambar konflik dari atas dan membagikannya secara terbuka juga turut menyulut emosi Rusia.

Rusia meminta agar negara-negara anggota PBB untik fokus pada asumsi kewajiban nasional dan internasional untuk tidak menempatkan senjata dalam bentuk apa pun di luar angkasa dan menggunakannya jika tidak ingin terlibat dalam pertempuran.

Negara yang dipimpin oleh Vladimir Putin itu juga menggarisbawahi tren yang kerap terjadi dan sangat berbahaya yang melampaui penggunaan teknologi luar angkasa yang terlihat jelas selama perang di Ukraina.

Pernyataan Rusia tentang ancaman luar angkasa disampaikan hanya satu hari setelah Jerman dan Jepang berjanji untuk tidak melakukan tes rudal anti-satelit (ASAT) yang merusak.

Mereka bergabung dengan Amerika Serikat, Kanada, dan Selandia Baru yang telah berkomitmen untik mengurangi puing-puing luar angkasa setelah uji coba rudal ASAT Rusia pada November 2021 yang menuai kecaman internasional secara luas.

(Ahmad Muhajir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya