JAKARTA- Payroll adalah pengelolaan administrasi penggajian yang mencakup perhitungan hingga pembayaran gaji karyawan. Proses payroll dapat dilakukan secara manual atau dengan menggunakan aplikasi atau software online.
Sistem penggajian payroll manual melibatkan peran sentral admin HR/Finance dalam pencatatan, perhitungan, hingga pembayaran gaji. Admin penggajian mengelola data karyawan, menghitung gaji, membuat dan mengedarkan slip gaji, hingga melakukan pembayaran gaji.
Proses ini bisa memakan waktu beberapa hari hingga beberapa minggu dan menghabiskan puluhan jam kerja. Semakin banyak karyawan, proses payroll juga semakin lama. Itu sebabnya, payroll manual tidak efisien jika diterapkan untuk perusahaan besar.
Karena seluruhnya dikerjakan oleh admin, risiko human error dalam kalkulasi gaji manual juga tinggi, sekalipun menggunakan rumus hitung di spreadsheet. Salah hitung komponen atau salah memasukkan data dapat berakibat keliru menghitung gaji karyawan.
Cara membuat payroll gaji secara umum melibatkan proses berikut:
● Mengumpulkan data penggajian yang relevan, seperti rekap kehadiran dan jam lembur. Data tersebut digunakan sebagai variabel hitung tunjangan kehadiran dan upah lembur.
● Menghitung setiap komponen gaji, baik yang sifatnya teratur (gaji, tunjangan tetap) maupun tidak teratur (bonus, THR), dan membuat daftar gaji karyawan. Jika perusahaan memberikan tunjangan pajak, maka perlu dihitung lebih dulu besaran tunjangan PPh 21 tersebut.
● Membuat formulir slip gaji dan menghitung gaji bersih karyawan setelah dikurangi potongan iuran BPJS, asuransi, dan pajak PPh 21.
● Membayar gaji karyawan sesuai dengan slip gaji secara langsung atau melalui bank.
Sistem payroll perusahaan dengan aplikasi online memungkinkan semua proses di atas dapat dilakukan lebih cepat, dan bisa diselesaikan dalam hitungan jam. Proses menghitung payroll dilakukan secara otomatis oleh kalkulator online, sehingga tidak membutuhkan banyak campur tangan admin penggajian.
Sistem Payroll
Dalam menerapkan sistem payroll, akan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan diketahui, seperti:
1. Jumlah Jam Kerja
Jumlah jam kerja tetap perlu diketahui sesuai dengan kebijakan perusahaan, bahkan potongan gaji dan perhitungan jam lembur perlu diketahui untuk menunjang proses penggajian.
2. Tunjangan
Ada berbagai macam tunjangan yang diberikan sesuai dengan kebijakan perusahaan, termasuk tunjangan hari raya yang paling umum diberikan pada seluruh karyawan. Maka, perusahaan dan karyawan dapat mengetahui besaran THR tersebut untuk diolah kedalam sistem payroll.
3. Pajak Penghasilan PPh 21
Pajak yang dimaksudkan disini adalah pajak yang akan dibayarkan kepada pemerintah. Aturan potongan pajak tersebut diatur oleh pemerintah dan akan dimasukkan dalam penggajian agar para karyawan dapat menyelesaikan kewajiban pajak.