Sejumlah Efek Gelombang Panas di China, Salah Satunya Banyak Pabrik Tutup

Tangguh Yudha, Jurnalis
Senin 22 Agustus 2022 10:03 WIB
Sejumlah efek gelombang panas di China, salah satunya banyak pabrik tutup (Foto: Istimewa)
Share :

JAKARTA - Gelombang panas dan kekeringan yang sedang berlangsung di China telah menimbulkan efek domino, dan ini tidak terhindarkan.

Negeri Tirai Bambu kini mengalami kekurangan pasokan listrik di provinsi Sichuan, yang sangat bergantung pada pembangkit listrik tenaga air.

Pemerintah setempat bahkan mengeluarkan aturan agar beberapa pabrik di daerah itu untuk menghentikan produksi selama enam hari, yang berpotensi mengganggu distribusi.

Banyak pabrik di provinsi Sichuan China telah menghentikan operasi dari Senin (15/8/2022) hingga Sabtu (20/8/2022) untuk meringankan beban jaringan listrik akibat gelombang panas yang sedang berlangsung.

Diolah dari Techspot, Senin (22/8/2022), Sichuan sendiri adalah pusat manufaktur utama dan salah satu provinsi terbesar di China dengan populasi 84 juta orang.

China saat ini sedang mengalami gelombang panas terkuat dalam enam dekade terakhir, dengan banyak kota mengalami kenaikan suhu lebih dari 40 derajat Celcius.

Intel adalah salah satu produsen yang terkena dampak karena memiliki dua pabrik perakitan dan pengujian di Chengdu, Sichuan. Seluruh area pabrik Intel menggunakan sekitar 240 GWh energi tahun lalu.

Kemungkinan, gangguan tersebut juga akan memengaruhi harga dan ketersediaan produk Intel.

Kekurangan energi juga memengaruhi pabrik milik perusahaan seperti Toyota, Volkswagen, Texas Instruments, Foxconn, dan raksasa baterai CATL, yang memasok baterai ke banyak produsen EV.

Menurut Bloomberg, VW hanya mengharapkan sedikit keterlambatan dalam pengiriman ke pelanggan, sementara Foxconn menyebutkan fasilitasnya hanya melihat "dampak terbatas" dari kekeringan.

Dalam berita terkait, Apple sedang mencoba untuk mengurangi ketergantungannya pada China dengan memindahkan beberapa manufakturnya ke negara lain seperti Vietnam dan India.

(Ahmad Muhajir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya