Menanggapi tuduhan itu, TikTok sendiri mengatakan bahwa mereka telah memblokir pengguna dari konten "Blackout".
Perusahaan juga menampilkan layar peringatan terhadap beberapa konten lain yang berisi challenge berbahaya yang mengganggu.
"Kami tetap waspada dalam komitmen kami terhadap keselamatan pengguna dan akan segera menghapus konten terkait jika ditemukan. Simpati kami yang terdalam ditujukan kepada keluarga yang kehilangan anggota keluarganya," kata TikTok.
Untuk diketahui, ini bukanlah challenge berbahaya pertama yang muncul di aplikasi video pendek TikTok.
Sebelumnya, juga sempat tersebar konten yang mengajak para siswa menghancurkan atau mencuri properti yang ada di sekolah.
(Ahmad Muhajir)