JAKARTA - TikTok resmi mengumumkan akan mulai memberi label pada konten video yang berasal dari media afiliasi pemerintah. Kebijakan ini, disebut segera diberlakukan.
Dilansir dari The Vege, Senin (7/3/2022), pelabelan ini akan terlihat secara global dan diuji coba terlebih dahulu. Perusahaan menyebut prosesnya dipercepat, mengingat invasi yang terus dilakukan Rusia ke Ukraina.
Belum ada jadwal pasti kapan pelabelan konten video yang berasal dari media afiliasi pemerintah akan mulai diberlakukan. Tetapi, perusahaan menyebut akan berlangsung dalam hitungan hari.
Seorang juru bicara TikTok mengatakan, pelabelan akan diberikan pada beberapa beberapa media milik pemerintah Rusia. Sayangnya tidak disebutkan berapa jumlahnya dan media apa saja.
Dkonfirmasi bahwa setidaknya ada satu media yang jelas dikendalikan pemerintah Rusia, yakni Russia Today (RT), yang juga memiliki akun terverifikasi di TikTok.
Diketahui, setelah invasi Rusia ke Ukraina, banyak yang mencari sumber berita langsung dari media pemerintah Rusia seperti RT dan Sputnik. Hal itu disebut menyesatkan.
Pasalnya, RT diduga melancarkan banyak propaganda karena dimiliki oleh pemerintah Rusia. RT juga dinilai melakukan counter narasi terhadap media arus utama dari Barat yang berkaitan dengan invasi Rusia ke Ukraina.
(Ahmad Muhajir)